“Allah menganugerahkannya kepada orang yang berkata baik, bersedekah,
berpuasa, dan shalat di kala kebanyakan manusia tidur.”
(HR.At-Tirmidzi)
Salah satu ibadah yang dianjurkan Allah SWT
adalah bersedekah, baik dikala lapang maupun dikala sempit. Sebab
sedekah adalah amal kebaikan sebagaimana al-Quran surah al-A’raf ayat 16
khusus amalan sedekah dilipatkan-gandakan lagi sesuai kehendak Allah,
yang kemudian ditambah lagi mendapatkan berbagai keutamaan sedekah.
Marilah
kita baca hadis Rasulullah SAW; “Sesungguhnya Allah swt itu Maha
Memberi , Ia mencintai pemurah serta akhlak yang mulia, Ia membenci
akhlak yang buruk.” (HR. al-Baihaqi)
Hadis di atas juga kita bisa
petik hikmahnya bahwa Islam sangat membenci sifat pelit dan bakhil dan
sifat suka meminta-minta. Tetapi sebaliknya seorang mukmin itu banyak
memberi dan pemurah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Tangan yang di
atas lebih baik dari tangan yang di bawah.” (HR. Bukhari)
Kita
sudah tidak membantah lagi tentang keistimewaan ibadah sedekah. Sejumlah
cendekiawan dan ulama muslim mengatakan bahwa terdapat ratusan dalil
yang menegaskan bahwa Allah SWT memberikan pahala yang berlipat ganda
dan memuliakan kaum yang bersedekah.
Mengutip kitab yang berjudul Al Inaafah Fimaa Ja’a Fis Shadaqah Wad Dhiyaafah, terdapat keutamaan bersedekah antara lain:
Pertama,
sedekah dapat menghapus dosa. Pernyataan ini diperkuat dengan dalil
hadist Rasulullah saw, “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air
memadamkan api.” (HR Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At
Tirmidzi, 614).
Pengampunan dosa ini tentu saja disertai taubat
sepenuh hati, dan tidak kembali melakukan perbuatan-perbuatan tercela
serta terhina seperti sengaja bermaksiat, seperti korupsi, memakan riba,
mencuri, berbuat curang, atau mengambil harta anak yatim.
Kedua,
bersedekah memberikan keberkahan pada harta yang kita miliki. Hal ini
sesuai dengan hadist Rasulullah saw yang berbunyi, “Harta tidak akan
berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah
tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim).
Ketiga, Allah
melipatgandakan pahala orang yang bersedekah. Hal ini sebagaimana janji
Allah SWT di dalam al-Quran. “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah
baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman
yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka;
dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs; al-Hadid: 18)
Keempat,
terdapat pintu surga yang hanya dapat dimasuki oleh orang yang
bersedekah. Orang memberikan menyumbangkan dua harta di jalan Allah,
maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga.
“Wahai
hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan”. Jika ia berasal dari
golongan orang-orang yang suka mendirikan shalat, ia akan dipanggil dari
pintu shalat, yang berasal dari kalangan mujahid, maka akan dipanggil
dari pintu jihad, jika ia berasal dari golongan yang gemar bersedekah
akan dipanggil dari pintu sedekah.” (HR Bukhari).
Dan terakhir,
orang yang sering bersedekah dapat membebaskan dari siksa kubur.
Rasulullah saw bersabda, “Sedekah akan memadamkan api siksaan di dalam
kubur.” (HR Thabrani)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar